GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN BILIRUBIN TOTAL PADA PASIEN HEPATITIS

Deswinda Fadhilah Nuraini, Evi Puspita

Abstract


Salah satu fungsi hati utama adalah melakukan ekskresi bilirubin, fungsi hati ini dapat terganggu apabila ada kerusakan fungsi hati. Gangguan ekskresi bilirubin ini menyebabkan peningkatan atau penurunan kadar bilirubin serum. Salah satu penyebab utama peningkatan bilirubin adalah virus hepatitis, virus hepatitis yang berada di dalam hati menyebabkan kerusakan fungsi hati Berdasarkan studi pendahuluan dengan pengambilan data pasien hepatitis pada bulan September-Desember 2014 di RSUD jombang didapatkan sebanyak 23 dari penderita hepatitis memiliki kadar bilirubin yang tinggi (71,87%) dan sebanyak 9 dari 32 pasien hepatitis memiliki kadar bilirubin yang normal (28,13%).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan bilirubin total pada pasien hepatitis. Dikarenakan hasil pemeriksaan bilirubin total serum dapat menggambarkan derajat kerusakan fungsi hati terutama kerusakan fungsi ekskresi bilirubin.Desain penelitian yang digunakan adalah  Deskriptif, populasinya sebanyak 20responden pasien hepatitis rawat inap dengan sampel yang diambil 20 responden dengan tehnik pengambilan total sampling. Pengambilan data dengan pengambilan langsung sampel darah responden menggunakan pengukur kadar Bilirubin Total spektrofotometer UV Vis, kemudian data di olah dengan menggunakan editing, coding, dan tabulating. Hasil penelitian didapatkan dari 20 responden terdapat16 responden (80%) dengan kadar Bilirubin Total diatas normal dan sebanyak 4 responden (20%) memiliki kadar Bilirubin yang normal.Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah hampir seluruh penderita hepatitismemilikikadarbilirubin totaldiatas normal, yaitu sebanyak 80%.

 

Kata Kunci: Hepatitis, Kadar Bilirubin Total


Full Text:

PDF

References


Agustina, 2011, Hubungan Peningkatan SGPT dengan hasil HBsAg pada Pasien Hepatitis B, Akademi Analis Kesehatan Malang.

Corwin,Elizabeth J. 2000. Buku Saku Patofisiologi, Jakarta : EGC

Dalimartha, S., 2006., Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis. Jakarta: Penebar Swadaya.

Dufour DR, Assesment of liver fibrosis: Can serum become the sample of choice?Clinical Chemistry 2005.

Dufour DR, Lott JA, Nolte FS, Gretch DR, Koff RS, Laboratory Medicine Practice Guidelines. Laboratory guidlines for screening, diagnosis and monitoring hepatic injury. The National Academy of Clinical Biochemistry, 2000.

Dufour DR. Liver disease. Dalam: Burtis CA, Ashwood ER, Bruns DE (eds). Tietz Textbook of Clinical Chemistry and Molecular Diagnostic. 4th ed, St Louis:Elsevier Saunders, 2006 p 1777-827

Erista, Tutut, 2012, Rancang Bangun Aplikasi Diagnosis Penyakit Hepatitis,STIKOM Surabaya.

Erista, Tutut, 2012, Rancang Bangun Aplikasi Diagnosis Penyakit Hepatitis,STIKOM Surabaya.

Sherlock S, Dooley J. Disease of the Liver an Biliary System. 11th ed. Oxford: Blackwell Science Ltd. 2002 p 1-35

Soetedjo, 2007 Buku Saku Mengenal Penyakit Melalui Hasil Pemeiksaan Laboratorium. Edisi revisi, Amara Books, Yogyakarta


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexing by

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jumlah Pengunjung OJS STIKES Insan Cendekia Medika Jombang: