EFEKTIFITAS HIDROGEL BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) TERHADAP LUAS LUKA PADA TIKUS HIPERGLIKEMIA (Rattus Norvegicus) GALUR WISTAR.

  • Auliasari Siskaningrum

Abstract

Hiperglikemia merupakan awal dari diabetes mellitus. Hiperglikemia dapat menyebabkan luka yang tidak kunjung kering dan sembuh. Pengobatan luka mulai dikembangkan terutama dari bahan-bahan alami. Binahong mengandung senyawa antioksidan, antimikroba dan flavonoid golongan isoflavon yang menghasilkan aktivitas antinociceptif dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian hidrogel binahong (Anredera  Cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap luas luka pada tikus hiperglikemia (Rattus norvegicus) galur wistar. Penelitian ini true eksperimental dengan Post-test Only, Control Group Design. Sampel dipilih dengan simple random sampling dibagi menjadi 6 kelompok, masing-masing terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok I (Kontrol negatif) tikus sehat diberi NS 0,9% , kelompok II (Kontrol positif) tikus hiperglikemia diberi NS 0,9, kelompok III diberi hidrogel dan Kelompok IV, V dan VI (perlakuan) diberi hidrogel binahong konsentrasi 2,5%, 5% dan 7,5% selama 12 hari. Variabel yang diukur luas luka pada hari ke-4, 8, 12 dan 16. Analisa data One way ANOVA menunjukkan luas luka berbeda signifikan dengan p = 0.021 < α (0,05) pada hari ke-12. Dilanjutkan uji Tukey HSD terdapat beda signifikan antara kelompok perlakuan hidrogel binahong 7,5% dengan kelompok Kontrol II tikus hiperglikemia diberi NS 0,9% , p = (0.01) < α (0.05). Kesimpulannya pemberian hidrogel binahong 7,5% (Anredera  Cordifolia (Ten.) Steenis)  dapat menurunkan luas luka yang menunjukkan perbedaan signifikan pada hari ke-12

References

Abiko, Y. 2010. He mechanism of protracted wound healing on oral mucosa in diabetes. Bosnian journal of basic medical sciences 2010; 10 (3): 186-191.

ADA. 2009. Clinical practice recommendation: report of the expert commite on the diagnosis and classification of diabetes mellitus, USA. P.54 – 70.

Adeodatus. 2009. Pengaruh aloe gel terhadap Penurunan Luas luka Diabetes mellitus pada Tikus (Rattus norvegicus strain Wistar). Tugas Akhir. Tidak diterbitkan, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.

Akiyama, H., Fujii, K., Yamasaki, O., Oono, T., Iwatsuki, T. 2001. Antibacterial Action of Several Tannins Agains Staphylococcus aureus. Journal of Antimicrobial Chemotherapy, 48, 487- 491.

Argamula G. 2008. Aktivitas Sediaan Salep Ekstrak Batang Pohon Pisang Ambon (Musa paradisiaca var sapientum ) dalam Proses Persembuhan luka pada Mencit (Mus musculus albinus). Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Kedokteran Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Astuti, S. M. 2011. Determination of Saponin Compound from Anredera cordifolia (Ten) Steenis Plant (Binahong) to Potential Treatment for Several Diseases. Journal of Agricultural Science, 3.

Blumert, M. a. L. J. 2003. Jiaogulan (Gynostemma pentaphyllum (3rd ed.): Torchlight.

Cavallerano, J. 2009. Optometric Clinical Practice Guideline : Care of Patient With Diabetes Mellitus. American Optometric Association. (online). http://www.aoa.org/documents/CPG-3.pdf. Diakses 29 Maret 2013.

Ceyhun, et al. 2000. Determination of saponin content in Turkish tahini halvah by using HPLC.

Collins, Nancy. 2009. The Facts about Vitamin C and Wound Healing. Diakses tanggal: 29 Maret 2013, dari http://www.o-wm.com/content/the-facts-about-vitamin-c-and-wound-healing

Clause, M. 1998. “Rattus norvegicus” Animal Diversity. http://animal diversity.ummz.umich.edu/site/accounts/Rattus norvegicus. html. Diakses 24 juni 2013.

Dealey, C. 2005. The care of wounds: a guide for nurse. Victoria: Blackwell publishing.

Depkes. 2008. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. hal. 162-163.

Dorland, W. A. 2006. Kamus Kedokteran Dorland Edisi 29. Huriawati hartanto dkk (penerjemah). Jakarta : penerbit buku kedokteran EGC.

Elin, et al. 2010. Determination of saponin compound from anredera cordifolia (ten) steenis plant (binahong) to potential treatment for several disease. Journal of agricuktural science. Universitas Malaysia Pahang.

Ethel, M. 2003. Wound healing. United States Of America: Mc_Grew Hill.

Ferri, M. 2009. Binahong (Anredera cordifolia) Sebagai Obat. Bulletin Warta Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 15.

Foster, D.W. 2001. Diabetes mellitus in Harrison`S Principles Of Internal Medicine Journal .Eds fauci, braunwald. United States Of America: Mc_Grew Hill.

Hammond GB, V. A., Marcalo A,, & Villegas LF, M.-L. G. 2006. In vivo wound-healing activity of oleanic acid derived from the acid hydrolisis of Anredera diffusa. J. Nat. Prod, 69, 978-979.

Harbone, J. B. 1996. Metode Fitokimia : Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. (d. S. I. Padmawinata K., Trans.). Bandung: ITB.

Hidayani, I. 2009. Uji Aktifitas Salep Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steen) Sebagai Penyembuh Luka Bakar pada Kulit Punggung Kelinci. Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Keast. 2004. Intisari Prinsip-Prinsip Ilmu Bedah. Edisi 6. Alih bahasa: Laniyati. Jakarta : EGC. hal. 137-138.

Khunaifi, Mufid. 2010. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis) Terhadap Bakteri Staphilococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Skripsi tidak diterbitkan. (online). http://lib.uin-malang.ac.id/thesis/fullchapter/03520025-mufid-khunaifi.ps. Diakses 29 Maret 2013.

Kristiani, L. 2005. Khasiat & Manfaat tanaman herbal. AgroMedia Pustaka: Surabaya

Landry,J.H. 2003. Wounds, ostomy, and continence nursing secrets (hlm 91). Philadelphia: Hanley & Belvus Inc.

Lee, K., Y. dan Bae, S. C. 2002. TGF-β Dependent Cell Growth Arrest and Apoptosis. Journal of Biochemistry and Molecular Biology, 35.

Liu, J. 1995. Pharmacology of oleanolic acid and Ursolic acid. J. Ethnopharmacol, 49, 57-68.

Lopulalan,C.2008.Sekilas tentang diabetes mellitus. http://www.dr.rocky.com/layout-artikel-kesehatan/40-sekilas-tentang-diabetes-mullitus.htm. Diakses tanggal 16 september 2013

Mallefet P and Dweck A.C. 2008. Mechanisms involved in wound healing. Biomed Scient. 609-15.

Mathew, N. 2010. The Facts about Vitamin C and Wound Healing. http://www.o-wm.com/content/the-facts-about-vitamin-c-and-wound-healing. Diakses 18 Oktober 2011

Margolis, R and Kanton, P. 2009. A New Water-Based Topical Carrier with Polar Skin-Lipids. Journal Lipids in Health and Disease, 5 (12): 1-7.

Mayfield JA, Reiber E, Sanders LJ, Janisse D, Pogach LM. 1998. Preventive foot care in people with diabetes. http://www.gensurg.co.uk/diabetic%20foot%20-%20treatment.htm Diakses tanggal 6 April 2013.

Milne, C. T., & Landry, J. H. 2003. Prevention and treatment strategies for diabetic neuropathic fool ulcers. In Milne, Corbett & Dubuc (Eds.), Wound, ostomy, and continence nursing secrets (pp. 178). Philadelphia: Hanley & Belvus Inc.

Misnadiarly.2005.Permasalahan Kaki Diabetes dan Upaya Penanggulangannya.. http://horison_kaki diabetik.htm. Diakses tanggal 6 April 2013.

Morison, M.J. 2004. Manajemen Luka. Jakarta. EGC. hal. 3-25

Mus, S.R. 2009. Manfaat dan kandungan tanaman. Jakarta: Herbal.

Nijveldt RJ., Nood EV., Hoorn DV., Boelens PG., Norren KV., Leewen PV. 2001. Flavonoids: a review of probable mechanisms of action and potential applications1-3. American Society Journal Clinical Nutrition. 74: 418-25.

Perkeni. 2006. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus tipe 2 di Indonesia. Diakses tanggal 28 Maret 2013

Pirbalouti AG., Yousefi M., Nazari H., Karimi I., Koohpayeh A. 2009. Evaluation of Burn Healing Properties of Arnebia euchroma and Malva Sylvestris. Electronic Journal of Biology, 5 (3): 62-66.

Robinson, T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi (K. Padmawinata, Trans.). Bandung: ITB.

Rosella, M. 2008. Mengenal Diabetes Mellitus.Alex media. Jakarta.

Rother. 2007. Diabetic treatment bridging the divide. N.english Jmed. Edition 356 (15): 1499-1501.

Saldy, Yusuf. 2010. Konsep Dasar Luka. (online). http://www.scribd.com/doc/24539593/KONSEP-DASAR-LUKA. Diakses 31 Maret 2013.

Sangat, H. M., Zuhud, & Damayanti, E. K. (Eds.). 2000 The Dictionary of Indonesia Herbal Medicine and disease. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Sharp,A. 2011. Diabetic and its effect on wound healing. Nursing standart.

Smeltzer SC., Bare BG. 2002. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. Edisi 8. Agung Waluyo (penterjemah). Jakarta. EGC. hal. 1917-1937.

Sri, H.T. 2008. Formulasi sediaan hydrogel penyembuh luka ekstrak etanol daun binahong. Disertasi. Program Pascasarjana Fakultas Farmasi Universitas Gajahmada, Yogjakarta.

Stumvoll M et al. 2008. Harrison`S Principles Of Internal Medicine Journal 17th Edition. United States Of America: Mc_Grew Hill

Suriadi. 2004. Perawatan Luka. Edisi 1. Sagung Seto. Jakarta. hal. 8-15.

Tehrain, Mohammad. Afshin,Zarghi. Sarah, Fatali.2003. A Modified Method for the Sythesiss of Nitrofurazone. (online). http://www.sid.ir/en/VEWSSID/J_pdf/92720030201.pdf. Diakses 2 April 2013.

Tri Hastuti, Rini. 2008. Faktor-faktor Resiko Ulkus Diabetika Pada Penderita Diabetes Mellitus (Studi Kasus di RSUD Dr. Moewardi Surakarta).(online). http://eprints.undip.ac.id/18866/1/Rini_Tri_Hastuti.pdf. Diakses 30 Maret 2013.

Triyono, bambang. 2005. Perbedaan Tampilan Kolagen di Sekitar Luka Insisi Pada Tikus Wistar Yang Diberi Infiltrasi Penghilang Nyeri Levobupivakain Dan Yang Tidak Diberi Levobupivakain. Tesis.(online).http://eprints.undip.ac.id/16709/1/Bambang_Triyono.pdf. Diakses 4 April 2013.

Waspadji. 2000. Komplikasi Diabetes mellitus. Sagung Seto. Jakarta.

WHO, Departmnet of Noncommunicable Disease Surveillance. 2000. Definition, Diagnosis, and Classification of Diabetes Mellitus and Its Complication. Part 1: Diagnosis and Classification of Diabetes Mellitus. Report of WHO Consultation.(online). http://www.staff.ncl.ac.uk/philip.home/who_dmg.pdf. Diakses 29 Maret 2013.

WHO. 2013. Diabetes. (online). http://who.int/topics/diabetes_mellitus/en/. Diakses 29 Maret 2013.

Winarsih W, I. Wientarsih, E. Handharyani, S. Estuningsih, SD. Widhyari.2009. Kajian Aktivitas Rimpang Kunyit (Curcuma Tonga) Dalam Proses Persembuhan Luka Pada Mencit Sebagai Model Penderita Diabetes. Prosiding Seminar Hasil-hasil Penelitian IPB.(online).http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/45133/Kajian%20Aktivitas%20Ekstrak.pdf?sequence=1. Diakses 31 Maret 2013.

Wood,G.L., & Haber. 2006. Nursing research. St.louis: Mosby

Zuber, M., Rajesh, V., & Anusha, K. (2013). Wound Healing Activity of Ethanolic Extract of Allium Sativum on Alloxan Induced Diabetic Rats Family (Liliaceae). International Journal of Science Inventions Today, 2, 40-57.

Published
2019-03-28
Section
Jurnal Keperawatan Volume 17 No 1